Hari
Jam
Menit
Detik
Menuju Pilgub 2018


Bootstrap Slider

Agenda Hari ini

Polling

Link









 

Berita

ULAR TANGGA DEMOKRASI DAN BANDUL PEMILU, WARNAI PERAYAAN HUT PRAMUKA DI KEPULAUAN SELAYAR
Posted By: Media Centre Tanggal : 16-08-2017 Dibaca : 98 kali

Benteng, Dalam rangka peringatan HUT Pramuka ke 56, KPU Kepulauan Selayar turut berpartisipasi meramaikan acara perkemahan yang digelar di beberapa kecamatan dengan mengadakan sosialisasi dalam bentuk games interaktif. Hal ini mendapat respon positif dari beberapa kwartir ranting yang dikunjungi.

“Kami sangat berterima kasih kepada KPU Kepulauan Selayar yang telah bersedia meramaikan kegiatan di bumi perkemahan ini” ujar Sukardi, S.Sos, Ketua Kwartir Ranting Bontoharu yang juga sebagai Ketua Panitia Kemah Lomba Tangkas Terampil Pramuka di Bumi Perkemahan Suburu Kecamatan Bontoharu.

Kegiatan ini menarik antusias para warga perkemahan karena KPU Kepulauan Selayar menghadirkan sarana sosialisasi yang menarik, yaitu “Ular Tangga Demokrasi” dan “Bandul Pemilu”. Sebelum permainan dimulai, narasumber dari komisioner terlebih dahulu memberikan gambaran seputar pemilu dan demokrasi di Indonesia.

“Kami menghadirkan sarana sosialisasi seperti ini agar para peserta tidak bosan dalam menerima materi sehingga apa yang disampaikan dapat diterima dengan baik” terang Andi Nastuti, komisoner divisi data dan perencanaan.

Para peserta permainan “Ular Tangga Demokrasi” dan “Bandul Pemilu” ini adalah pramuka tingkat Penegak yang di pertandingkan antar sekolah.

“Para pemain adalah Pramuka Penegak yang mana mereka ini adalah potensi pemilih pemula pada pelaksanaan Pilgub Sulawesi Selatan nantinya” tambah Andi Nastuti pada saat membawakan materi di bumi perkemahan kecamatan Bontomanai.

Tehnis permainan ini sangat sederhana, layaknya permaianan ular tangga yang biasa dimainkan oleh masyarakat. Bedanya, tiap kelompok terdiri atas 2 orang pemain, satu orang bertindak sebagai pelempat dadu dan seorang lagi bertindak sebagai pemain di dalam papan ular tangga. Jika salah satu peserta mendapatkan ular, maka kepada kelompoknya diberikan pertanyaan yang terlebih dahulu dicabut secara acak dari kartu yang telah disediakan. Jika mereka dapat menjawab dengan benar, akan diberikan kesempatan maju 2 langkah dan apabila jawabannya kurang tepat, maka akan mundur selangkah.

“Pertanyaan yang diberikan masih seputar pelaksanaan pemilu disamping ada juga pertanyaan yang bersifat menguji pengetahuan mereka tentang wawasan nusantara” terang Masmulyadi, komisioner divisi sosialisasi.

Permainan ini semakin menarik karena di akhir permainan, kepada kelompok yang dapat menyelesaikan tiap games dengan cepat akan diberikan cendera mata menarik yang telah disiapkan oleh Rumah Pintar Pemilu.

“Gamesnya seru dan menarik, apalagi ketika saya menang diberikan hadiah, mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering dilaksanakan” harap Fahni Fahreza, salah satu siswa SMK 1 Selayar yang memenagkan games Bandul Pemilu.

Selain pemberian materi sosialisasi dan melaksanakan pemainan, pada akhir kegiatan juga dibuka sesi tanya jawab. Ada beberapa orang peserta yang memberikan pertanyaan, salah satunya Ainul Aulia yang berasal dari Gudep SMA Babussalam.

“Apa yang menyebabkan seseorang itu dicabut hak pilihnya?” tanya Aulia.

Masmulyadi yang dulunya juga aktif pada Gerakan Pramuka di Kepulauan Selayar menjawab sambil berkelakar.

“Seseorang itu dicabut hak pilihnya karena putusan pengadilan yang biasanya diberikan kepada para pelaku kejahatan extra ordinary crime, disamping dijatuhi pidana pokok oleh pengadilan juga mendapatkan pidana tambahan pencabutan hak politiknya, yaitu hak memilih dan dipilih” jawab Masmulyadi yang sambil berkelakar mengatakan dirinya sepertinya sedang diuji oleh para peserta.

Kegiatan sosialisasi semacam ini semakin gencar dilaksanakan oleh KPU Kepulauan Selayar dalam rangka menyukseskan perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Tahun 2018 yang tahapannya akan dimulai Oktober nanti.

“Saat ini, tahapan Pilgub 2018 secara resmi memang belum dimulai, namun kegiatan sosialisasi seperti ini semakin gencar kita laksanakan, disamping untuk meningkatkan partisipasi pemilih nantinya, giat ini juga merupakan bagian dari upaya memperkenalkan Rumah Pintar Pemilu yang ada di KPU Kepulauan Selayar kepada masyarakat umum dan khususnya kepada para anggota Pramuka” terang Saenal Abidin, Kasubag Tehnis Hupmas saat diwawancarai oleh Media Centre KPU.

Selain mengunjungi kecamatan Bontoharu, KPU Kepulauan Selayar juga mengunjungi kecamatan Bontomanai, Bontomatene dan berakhir di kecamatan Bontosikuyu. Giat ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 12 – 14 Agustus 2018.(B2/Media Centre)



 





Agenda Kegiatan


    
Statistik Pengunjung

Pengunjung hari ini : 34
Total Pengunjung : 34856
Hits hari ini : 106
Total Hits : 136541
Pengunjung Online : 1

Copyright © 2014 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar. All right reserved